Review


TB #11 Banner

TB #11 Banner

Setelah sekian lama cuma bengong dan melongo melihat banyaknya event-event underground yang beredar di “alam bawah tanah” sana, kami akhirnya memutuskan untuk “keluar dari gua pertapaan”. Event musik underground terbesar di Surabaya ini bertajuk TRENDY BANGSAT #11- Surabaya Underground Musickness. Digelar di Gedung Srimulat dekat Taman Hiburan Remaja (THR) Surabaya pada hari Minggu tanggal 1 February 2009, event yang rencananya digelar seharian suntuk ini molor hingga 2 jam lebih (baru dibuka pada pukul 12.00) dan ternyata langsung disesaki penonton. Menampilkan band-band underground mulai dari keluarga Metal (Death Metal, Black / Gothic Metal, Trash Metal, Metalcore hingga Grindcore) dan juga ada Punk.

Well, meski kami adalah satu-satunya band bergenre Grunge, itu tak berarti bahwa kami sudah “punah” (setidaknya, satu wakil saja sudah cukup untuk membuktikan bahwa hal itu salah). (more…)

Sebuah show dadakan yang oleh pihak Telkomsel yang diberi nama School Community kembali digelar di lapangan utama SMA 11 Surabaya. Kali ini, acara yang dijadwalkan pukul 07.00 WIB terpaksa molor hingga 3 jam lebih.

Berawal dari ajakan salah satu personil band Pop-punk / Melodic, Pick Pocket, Bos Gori sang bassist. Semalaman sebelumnya, kami latihan di salah satu studio lokal. Tanpa disadari, AC ruangan yang macet membuat kami panas dingin, namun tetap dalam suasana “hot rock’in people”. Telah komplit sudah materi yang akan kami bawakan besok, mengcover dua buah lagu dari Nirvana.

Tepat di hari H, jadwal yang serba molor plus panasnya cuaca membuat gersang lapangan pertunjukan yang terbilang berukuran besar tersebut.

Tepat kami show pukul 11.15 siang, anak kelas XI A1 yang menunggu performa kami dari pagi, sudah tak sabar buat headbanging bareng kita. Langsung saja, deburan crash sound system orkes tersebut kami dengungkan distorsi tebal dari “Heart Shaped Box” dan “Smells Like Teen Spirits”.

Seusai acara penampil puncak, Cassanova Band (Indie Pop) tampil menyemarakkan acara.

Kami sangat berterimakasih atas peran serta dari pihak:
1.    Telkomsel, atas support acaranya (dan juga nomor cantiknya ;)
2.     Pihak Panitia (terutama OSIS, support terus acara positif seper ini, cheers !!)
3.    Anak-anak kels XI A1 yang telah rela jadi groupies dadakan kami, WE LOVE U ALL

Thanx for your support and attention + interest favour on US
See you in the next stage…keep rock’in, people !!

Tanggal 22 Juli lalu, kami berempat minus Rockhitis (karena formatnya
akustikan, kita berempat cuma duduk manis sambil senyum2 aja) diundang
ke sebuah acara workshop Club Tunas Hijau yang kebetulan sebagai band
penampilnya hanya kita doank.

Kami tiba disana pada sore hari dan kira2 waktu itu pukul 02.45 tepat.
Lantas kami check sound sejenak (perlu diketahui, kami hanya membawa
gitar akustik tanpa jack 2 buah dan sebuah bass 5-string electric milik
teman kami, Bos Gori (Bassist Pick Pocket, Pop-punk, Surabaya).
Kebetulan ada Om yang mukanya mirip ama Mamik “Srimulat” yang paham
benar kan kendala itu.

Kami berempat baru naik pentas kira2 hampir satu jam setelah itu. Pada acara
yang dihadiri teman2 dan crew Tunas Hijau serta para peserta dari
seluruh SMA Swasta dan Negeri Se-Surabaya, selain itu juga bannyak
penonton yang berlalu-lalang dan melotot sambil melihat lantunan
Creep-nya Radiohead, Open Your Eyes-nya Alter Bridge dan Smells Like
Tenn Spirits-nya Nirvana. Well, kami juga sempat bawain: Lithium
(Nirvana), Nothing Else Matters (Metallica), I Don’t Love You (My
Chemical Romance) dan masih banyak lagi lagu2 dari band2 pop nasional
yang di-request ama panitia.

Acara berakhir pada malam hari pukul 19.00. Kami sempat berunding dan
berbincang-bincang kecil dengan crew Tunas Hijau. Tak lupa sesi foto
dan terkahir, back-to-home.

Kami sangat berterimakasih atas segala support dan fasilitas yang disediakan
panitia saat itu, kami juga memaklumi atas sound yang kurang maksimal.
Namun, kita tetap enjoy dan bahkan merasa “feel like unplugged” beneran
dengan layout panggung yang sedemikian rupa.


See you on next stage !!