Click to enlarge image

Click to enlarge image

Setelah sekian lama ‘mendekam’ di studio mini buatan sendiri (yang juga sekaligus warung kopi, lesehan dan juga sumber inspirasi), akhirnya kami bisa sedikit menarik nafas lega. Pasalnya 2 materi lagu baru akan segera menyusul track list yang sebelumnya sudah dipersiapkan dalam EP Demo (rencananya akan memuat 5 lagu).

Kedua lagu yang akan segera menyusul Suicide Yesterday dan Yang Terbuang tersebut berjudul Saviour In The Light dan Monolog Senja. Kedua lagu baru tersebut akan dipersiapkan dalam studio rehearsal berikutnya. Total 4 track berhasil tercipta dari kreasi gila yang kadang secara tak sadar menuntun alam bawah sadar untuk segera melukiskan segala resah hati ini dalam secarik kertas dengan tinta hitam.

Pengaruh Alternative Rock masih terasa di kedua lagu baru tersebut. Semisalkan di Saviour In The Light yang memadukan tempo fluktuatif dan kontras antara verse yang lembut dengan chorus yang keras-berisik ala Nirvana dan The Pixies. Sang kreator dibalik lagu ini, Dimz, mengatakan bahwa dibutuhkan berjam-jam memelototi In Bloom, Polly dan Rape Me-nya Nirvana agar bisa menghasilkan progresi chord gitar yang ‘tidak biasa’ ala 90’s Grunge.

Sedangkan dalam Monolog Senja, unsur Alternative Rock masih tetap jadi platform dasar. Hanya saja, nuansa Post-Grunge lebih ditonjolkan. Dengan alunan gitar swing-core dan lirik yang masih bertemakan alienisasi (kesendirian, depresi dan putus asa), lagu ini agaknya menambah panjang daftar lagu side A kami (selain Yang Terbuang tentunya, yang telah didaulat sebagai hits dalam EP Demo kali ini). Monolog Senja juga menawarkan lebih banyak harmoni dari lagu-lagu sebelumnya, hingga struktur lagu yang bervariasi. Sekilas, tampak pengaruh Silverchair era Frogstomp (1997) terasa sangat mendominasi. Band asal Australia tersebut adalah influence bagi Berly, selain Foo Fighters, Smashing Pumpkins dan Velvet Revolver.

Sekaligus kami juga memberitahukan bahwa, Mr. Deni, sang artwork desain kami telah hijrah ke Bukittinggi, Sumatera, beberapa pekan lalu. Namun, komunikasi tetap terjaga dan kontrak tetap berjalan. Rencananya, rancangan / konsep artwork dan cover album dikirm via Email.

Who said The Grunge is dead?
The Grunge era is rising again, man !!
Would you come to headbang and sing with us?
Our era is not over yet, guys
The Grunge syndromes are ready to strikes again
With many great breeding all over the world

Peace, love and empathy